MENGENAL HISAB DAN RU’YAT

10 10 2007

(Sebuah Kajian Tentang Penetapan Awal bulan pada penanggalan Hijriah)

Penentuan tanggal 1 Syawal pada tahun ini ada perbedaan tipis. Ada yang lebih awal, ada juga di hari selanjutnya. Bagi kalangan awam, hal tersebut menjadikan kebimbangan, kapan mereka akan berhari raya? Siapa yang akan mereka ikuti dalam penentuan tanggal 1 Syawal tersebut?. Mengenai hal ini Rasulullah Saw bersabda “Puasalah kamu apabila melihatnya (hilal) dan berbukalah apabila kamu melihatnya, dan jika bulan tertutup atasmu maka sempurnakanlah bilangan Sya’ban tiga puluh hari”. (HR Bukhori)

Dalam menentukan awal Ramadhan dan awal syawal, ada dua metode yang dipakai, yaitu hisab dan ru’yah. Hisab adalah metode penentuan awal atau akhir bulan berdasarkan perhitungan astronomi atau ilmu falak. Metode ini didasarkan pada kontekstual hadis nabi di atas, karena menurut para ahli hisab, hadis tersebut harus difahami dengan konteks munculnya hilal. Sedangkan posisi hilal ada pada manzilah (tempat peredaran) yang telah Allah tetapkan. Maka, posisi hilal dapat dihitung secara pasti dimana keberadaannya sekalipun pada rentan waktu yang jauh.

Jika dilihat dari ayat 185 pada surat al-Baqoroh yang artinya “Maka barang siapa melihat asyyahr maka mestilah ia berpuasa”. Kata syahr tidak ada dalam bahasa Indonesia, oleh karenanya masih menggunakan makna bulan (yang di dalamnya terdapat hitungan minggu dan hari). Dengan demikian, kata Syahida minkum asyyahru dalam ayat 185 tersebut dapat dimaknai menyaksikan asyyahr (bulan dalam makna perhitungan hari 29/30hari) yang tidak dapat dilihat dengan kasat mata melainkan “hitungan bulan”. Dapat pula dimaknai Ramadhan yang dapat disaksikan dengan hisab.

Sedangkan ru’yat adalah metode penentuan awal atau akhir bulan berdasarkan pandangan mata langsung. Hal ini berdasarkan tekstual hadis bahwa untuk kemunculan hilal harus dilihat dengan mata secara langsung.

Karena jika kita melihat ke langit dari arah bumi, gerak matahari lebih cepat dari bulan. Maka sebelah barat batas daerah itu, matahari sudah mendahului bulan di bawah ufuk. Sehingga belahan bumi sebelah barat batas daerah itu sudah masuk Ramadhan, begitu juga yang terjadi pada bulan-bulan yang lain. Sedangkan sebelah timur batas masih akhir Sya’ban, karena matahari masih di atas ufuk setelah bulan terbenam. Nah…..ini pula yang menjadi alasan mengapa adakalanya di Makkah berpuasa atau shalat ‘ied lebih dahulu ketimbang di Indonesia.

Setiap mathla (batas tempat terbit) di globe ini akan mendapat giliran secara adil dilalui oleh mathla itu. Bagi orang-orang yang tinggal di belahan bumi bagian luar mathla akan terjadi kecocokan antara ru’yah dengan hisab, yaitu tinggi hilal sekitar 4 derajat ke atas. Pada belahan bumi yang sebelah barat mathla, menurut hisab bulan sudah di atas ufuk pada waktu matahari terbenam dan dapat diru’yah. Pada belahan bumi bagian timur mathla, bulan belum dapat di ru’yah dan menurut hisab bulan masih di bawah ufuk. Jadi bagi suatu Negara yang cukup panjang dan memanjang dari barat ke timur, seperti Indonesia misalnya, jika dipotong oleh bidang batas itu, tidak mesti berpuasa dan berlebaran dalam satu hari yang sama. Di sebelah barat bidang itu mereka berpuasa sedangkan yang berada di sebelah timur belum berpuasa. Dengan demikian tidaklah semestinya seluruh umat islam dalam suatu Negara berpuasa dan berlebaran dalam hari yang sama bagi negara yang bentangan wilayahnya sangat panjang.

Bagai mana jika hal itu terjadi pada saat ini, dimana terdapat perbedaan antara hisab dan ru’yah? Tak perlu bingung! Fahamilah letak perbedaan itu kemudian kembalikan pada hati kita, mana yang akan kita ikuti dengan penuh keyakinan dan menentramkan hati kita. semoga kita senantiasa diberikan petunjuk dan keteguhan hati untuk menjalankan syariat yang benar. Amiiin.

Advertisements

Actions

Information

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: